Rabu, 27 April 2011

LANGIT

ketika mentari bersinar sangat cerah
hingga kilauan sinarnya
mampu menembus rindangnya pepohonan
serta kehangatannya pun terasa menyelimuti bumi ini

aku pun memandangimu
dengan penuh ketenangan,
kesejukan serta kenyamanan
seakan mampu menenangkan hatiku
dikala aku merasa gundah

kecantikanmu serta keindahanmu
membuatku selalu mengagumimu
engkau bagaikan lukisan maha luas
yang sedang terbentang di angkasa

warna biru seakan menjadi kanvasmu
yang bagiku bak lautan yang terhampar luas di angkasa
gumpalan warna putih yang tergores di atas kanvasmu
bagiku laksana desiran ombak yang saling berbenturan



namun adakalanya engkau begitu menakutkan
lukisan indah yang kau sajikan
seakan telah menghilang
semua warna yang telah tergores pada kanvasmu
seolah luntur,
luntur menjadi warna yang kelam dan hitam
sinar mentari yang menyinari bumi
seakan lenyap ditelan oleh warna kelam dan hitam

aku pun termenung
melihat keadaanmu seperti itu
hingga tak lama kusaksikan
butiran - butiran air menetes
dan mulai membasahi tanah tempatku berpijak
suara gemuruh dan kilauan cahaya putih
membuat suasana semakin mencekam
sepi, dingin serta mencekam

aku pun tak bergeming dari tempatku berdiri
berusaha memperhatikanmu
dan berusaha menemukan jawaban
atas apa yang terjadi padamu

perlahan - lahan engkau menampakkan sesuatu
sesuatu yang maha indah
yang mencerminkan betapa besar kuasa dan kehendak
Dzat yang telah menciptakanmu

goresan tinta merah, jingga, kuning serta hijau
membuatmu kembali mempesona
goresan tinta biru, nila serta ungu
tersusun sedemikian indah
bersama goresan tinta lainnya
yang semakin menampakkan keelokanmu

goresan nan elok tersebut
nampak melingkar luas di angkasa
membuat kanvasmu yang luntur
perlahan terhias kembali

suara gemuruh yang mencekam
berubah menjadi melodi syahdu
karena nyanyian alam yang menyambut keindahanmu
kehangatan sang surya mulai kembali merasuk ke bumi ini

kelam dan hitam telah menghilang
keindahan serta kecantikanmu
telah membuat penghuni alam ini
begitu mendambakanmu

Subhanallah, Subhanallah, Subhanallah
Maha Suci Allah yang telah menciptakanmu
Alhamdulillah, Alhamdulillah, Alhamdulillah
kata syukur aku ucapkan
kepada-Mu wahai pencipta alam semesta
yang masih memberikanku kesempatan
untuk melihat indahnya dunia ini

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih atas kunjungannya, silahkan tinggalkan komentar anda di kolom ini !